Showing posts with label tentang. Show all posts
Showing posts with label tentang. Show all posts

Sunday, November 7, 2010

Slank akan buat film dokumenter tentang Slankers berjudul Metamorforblus

Slank merilis film dokumenter yang berjudul METAMORFORBLUS. Film dokumenter ini menitikberatkan pada aktivitas para Slanker, sebutan bagi para fans Slank, di Indonesia. Film berdurasi 98 menit itu menceritakan 3 orang Slanker dari 3 daerah yang berbeda. C:\Program

Dosy Omar sebagai sutradara film dokumenter ini membutuhkan waktu 2 tahun untuk membuat film ini.

"Film ini merupakan perjalanan kita dari 2008, tapi ada beberapa footage dari 10 tahun lalu, pas Kaka kelihatan masih cungkring sampai pas konser badan yang six pack," ujar Abdee, gitaris Slank di PPHUI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/10).

Bagi Bimbim, film ini cukup mengejutkan, karena ternyata banyak Slanker yang bersusah payah untuk bisa menyaksikan konser Slank.

"Ini dokumentasi soal Slankers yang manusiawi sekali. Gua melihatnya ada penggemar yang fanatik sekali. Kita hanya manggung dua jam tapi ada penggemar yang menyiapkan persiapan sampai berhari-hari. Ini dokumenter sebagai penguat 'Generasi Biru' yang dulu," tandas Bimbim.

http://id.omg.yahoo.com/ Share on Facebook


Thursday, November 4, 2010

Peringatan NASA tentang Badai Matahari 2013 gan!!

National Academy of Sciences AS memperingatkan, pada tahun 2013 Bumi akan terkena dampak dari badai matahari sehingga jaringan listrik sangat serius rentan terhadap ledakan yang berasal dari matahari.

Sedangkan dalam peringatan terbarunya, NASA menyebut badai super akan memukul seperti “kilat” dan bisa menimbulkan konsekuensi bencana bagi dunia, layanan darurat dan keamanan nasional kecuali tindakan pencegahan diambil.

Para ilmuwan percaya badai itu dapat merusak segala sesuatu dari sistem layanan darurat, peralatan rumah sakit, perbankan dan perangkat sistem pengendalian lalu lintas udara, hingga barang sehari-hari seperti komputer di rumah, iPod dan penerima siaran satelit.

Menurut Dr Richard Fisher, direktur divisi Heliophysics NASA, kepada Koran Telegraph mengatakan:
“Kami tahu ini akan datang, tapi kami tidak tahu seberapa buruk,”.

Dia juga melanjutkan bahwa badai itu akan mengganggu perangkat komunikasi seperti satelit dan navigasi mobil, perjalanan udara, sistem perbankan, komputer dan segala sesuatu yang elektronik. Ini akan menimbulkan masalah besar bagi dunia.

“Sebagian besar wilayah akan tanpa listrik dan untuk memperbaiki kerusakan akan berat dan membutuhkan waktu.”

Dalam sebuah konferensi cuaca ruang angkasa di Washington DC pekan lalu yang dihadiri oleh para ilmuwan NASA, pembuat kebijakan, peneliti dan pejabat pemerintah juga mengeluarkan peringatan serupa.

Dr Fisher seorang ilmuwan NASA yang telah bekerja selama 20 tahun, mengatakan badai dari matahari yang mencapai suhu lebih dari 5500C itu tidak semua orang akan menghadapi. Siklus energi magnetik matahari mencapai puncak setiap 22 tahun, sedangkan jumlah bintik matahari mencapai tingkat maksimum setiap 11 tahun dan parahnya gabungan dua kejadian itu pada 2013 akan menghasilkan tingkat radiasi besar.

Dia mengatakan sebagian besar wilayah dunia bisa menghadapi hidup tanpa listrik selama beberapa bulan. Jadi bersiap-siaplah dari sekarang, mudah-mudahan saja hanya gosip belaka.


View the original article here


This post was made using the Auto Blogging Software from WebMagnates.org This line will not appear when posts are made after activating the software to full version.

Friday, October 29, 2010

Slank akan buat film dokumenter tentang Slankers berjudul Metamorforblus

Slank merilis film dokumenter yang berjudul METAMORFORBLUS. Film dokumenter ini menitikberatkan pada aktivitas para Slanker, sebutan bagi para fans Slank, di Indonesia. Film berdurasi 98 menit itu menceritakan 3 orang Slanker dari 3 daerah yang berbeda. C:\Program

Dosy Omar sebagai sutradara film dokumenter ini membutuhkan waktu 2 tahun untuk membuat film ini.

"Film ini merupakan perjalanan kita dari 2008, tapi ada beberapa footage dari 10 tahun lalu, pas Kaka kelihatan masih cungkring sampai pas konser badan yang six pack," ujar Abdee, gitaris Slank di PPHUI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/10).

Bagi Bimbim, film ini cukup mengejutkan, karena ternyata banyak Slanker yang bersusah payah untuk bisa menyaksikan konser Slank.

"Ini dokumentasi soal Slankers yang manusiawi sekali. Gua melihatnya ada penggemar yang fanatik sekali. Kita hanya manggung dua jam tapi ada penggemar yang menyiapkan persiapan sampai berhari-hari. Ini dokumenter sebagai penguat 'Generasi Biru' yang dulu," tandas Bimbim.

http://id.omg.yahoo.com/ Share on Facebook


View the original article here


This post was made using the Auto Blogging Software from WebMagnates.org This line will not appear when posts are made after activating the software to full version.

Thursday, October 28, 2010

Fakta tentang Wedhus Gembel Merapi

Merapi merupakan gunung teraktif di dunia. Tiap kali akan Meletus Gunung Merapi selalu mengeluarkan awan panas mematikan yang disebut Wedus Gembel di Gunung Merapi. Oleh penduduk lokal awan itu disebut 'wedus gembel' atau 'domba gimbal' karena bentuknya yang unik dan mempesona bila dilihat dari jauh, tapi ketika berdekatan, ia bisa jadi malapetaka. Dan kini, Wedus Gembel keluar dari Gunung Merapi, namun semoga saja tidak membawa Malapetaka buat Warga disekitar Gunung Merapi.Contoh kedahsyatan wedus gembel, pada November 1994, terjangannya menewaskan puluhan warga Turgo, Slema, hanya dalam hitungan detik. Awan bernama ilmiah pyroclastic density flow juga membuat rumah-rumah rata dengan tanah menjadi abu dalam sekejap.Pada 1930-1931, Merapi meletus dengan tipe Plinian, menghasilkan aliran lava, piroklastika, dan lahar hujan. Juga wedus gembel. Korbannya mencapai 1.369 orang, jumlah yang sangat banyak untuk ukuran saat itu.Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Subandrio menyatakan, 'wedus gembel' tak lain adalah awan panas yang berisi material-material muntahan Gunung Merapi saat meletus.Batu-batu dengan ukuran besar, kerikil dan juga abu yang menjadi satu dengas gas, bergerak ke perbukitan yang ada di sisi Gunung Merapi."Karena gerakan dari muntahan Merapi tersebut tak teratur seakan akan bergumpal gumpal dan berwarna putih dan dari jarak jauh seperti bulu wedus gembel [domba gembel] maka warga setempat menamakannya 'wedus gembel'," katanya.Suhu wedus gembel di kawah Merapi bisa mencapai 1.000 derajat Celcius. Ketika bergerak ke lereng Merapi sejauh empat kilometer, suhunya berkurang menjadi 500 derajat. Apapun yang diterjangnya akan hancur dan mati."Jika wedus gembel itu melewati kawasan hutan maka hutan tersebut akan terbakar. Begitu pula jika melewati kawasan penduduk maka akan membakar dan merusak yang dilewatinya," jelas Subandrio.Lalu bagaimana jika wedus gembel itu menerjang atau mengenai manusia?Subandrio menyatakan, dengan suhu yang masih di atas 500 derajat Celcius maka jelas akan membakar sekujur tubuh korban."Untuk mengantisipasi hal itu maka penduduk dan hewan peliharaan yang ada di daerah berbahaya harus diungsikan manakala Gunung Merapi meletus," terangnya.Subandrio menegaskan bahwa wedus gembel atau awan panas tak hanya terjadi di Merapi, melainkan pada semua gunung berapi jika sedang meletus."Ketika gunung berapi meletus pasti mengeluarkan awan panas atau wedus gembel. Gunung Merapi jika nantinya meletus juga dipastikan akan mengeluarkan wedus gembel," tegasnyaSementara, Kabid Penanggulangan Bencana Badan Kesbanglinmas Sleman, Taufiq Wahyudi mengatakan, Pemkab Sleman pada tahun 2006 yang lalu telah menyiapkan tiga bungker yang berada di Kaliurang, Kali Adem dan Tunggul Arum."Bungker di Kali Adem bukan untuk perlindungan dari awan panas namun didesain untuk perlindungan dari material gunung Merapi jika meletus. Sedangkan bungker yang ada di Kaliurang dan Tunggul Arum untuk perlindungan dari wedus gembel," terangnyaUntuk bunker yang berada di kawasan Kali Adem sudah tidak lagi digunakan dan hanya untuk tempat rekreasi dan tempat pembelajaran.“Pada bungker yang ada di Kali Adem inilah pada tahun 2006 yang ada dua relawan tewas saat bungker tempat mereka berlindung tertutup oleh metarial letusan gunung merapi,”paparnyaToufiq menambahkan pada setiap bungker yang didisain untuk perlindungan dari awan panas dilengkapi dengan tabung oksigen sebanyak 10 tabung dan setiap bungker mampu menampung 20 hingga 30 orang."Bungker tersebut dibuat bukan untuk berlindung dalam kurun waktu yang lama, karena untuk awan panas kejadian melintasnya dalam waktu yang cukup singkat sehingga tidak perlu ada logistik seperti di pengungsian," tambah dia. Sumber : http://www.anehnie.com/2010/10/wedus-gembel-di-gunung-merapi.htmlwindow.fbAsyncInit = function() {FB.init({appId : '121747617873069',status : true, // check login statuscookie : true, // enable cookies to allow the server to access the sessionxfbml : true // parse XFBML});};(function() {var e = document.createElement('script');e.src = document.location.protocol + '//connect.facebook.net/en_US/all.js';e.async = true;document.getElementById('fb-root').appendChild(e);}());

View the original article here


This post was made using the Auto Blogging Software from WebMagnates.org This line will not appear when posts are made after activating the software to full version.